Story Of Venita ( Kisah Masa Sekolah, Persahabatan, dan Percintaan )

Ini adalah sebuah kisah tentang perjalanan hidupku selama 12 tahun menempuh jenjang pendidikan. Kisah tentang persahabatan dan percintaan saat aku SD, SMP, sampai SMK.

SD
Tahun 2005 aku mulai memasuki sekolah dasar. Pada saat itu usiaku masih 5 tahun. Aku tidak masuk TK karena aku sudah bisa membaca dan menulis. Aku bersekolah di SDN Nagasari 1. Dikelas, aku terkenal sebagai anak yang rajin dan pintar. Selama 3 tahun aku menduduki peringkat pertama dikelas. Saat itu aku diantar mamaku ke sekolah. Setiap hari aku selalu belajar bersama mamaku. Tapi, semuanya berubah ketika mamaku mengandung dan melahirkan adikku.
Adikku lahir pada tahun 2007, namanya Prayoga Primandanu. Sejak ia lahir, aku sudah tidak diantar oleh mamaku lagi ke sekolah. Aku pergi bersama temanku dengan menggunakan kendaraan umum. Sejak tidak diantar mama, aku menjadi nakal disekolah. Yang ku pikirkan disekolah hanyalah jajan dan membeli mainan. Aku jadi jarang belajar lagi dengan mama. Nilai ku turun drastis. Itulah yang membuatku tidak lagi mendapatkan peringkat pertama dikelas.
Tahun-tahun berikutnya aku semakin nakal. Bahkan saat kelas 5 aku pernah membolos bersama ciciku. Saat bolos, aku pergi ke Mall. Aku bolos sekolah selama 3 hari. Tapi akhirnya nenekku mengetahui hal ini. Untungnya, nenekku tidak mengatakan ini kepada mama dan papaku. Kalo ia bilang, bisa mati aku. Haha

Saat memasuki kelas 6, aku mulai belajar dengan sungguh-sungguh.
Karena aku tau tidak lama lagi aku akan menghadapi Ujian Nasional. Aku akan memasuki tahap yang lebih sulit lagi setelah ini. Sejak saat itu aku berhenti bermain. Aku tidak keluar rumah selain untuk sekolah.

Usahaku membuahkan hasil. Aku lulus ujian dan mendapatkan nilai yang memuaskan. Aku diajukan agar masuk SMP favorit yaitu SMP 1 Karawang Barat. Tapi, entah kenapa aku tidak ingin masuk kesana. Padahal teman-temanku rela menyogok demi masuk SMP itu. Aku memutuskan untuk masuk ke SMP 5.

SMP
Di SMP 5 aku dipertemukan dengan 4 orang teman. Adalea, Sari, Nopia, dan Malihah. Kami bertemu dikelas 7i. Aku merasa beruntung sekali bisa bertemu dan bersahabat dengan mereka. Mereka semua sangat baik dan aku merasa kita berlima mempunyai sifat yang hampir sama. Ya, humoris. Banyak sekali hal gila yang kami lakukan bersama. Kemana-mana kami selalu bersama. Ke koperasi, ke kantin, ke toilet.

Hampir setiap minggu pasti kami selalu main kerumah Adel. Mama nya sangat baik kepadaku dan yang lainnya. Rumahnya sangat nyaman untuk dijadikan tempat kami berkumpul. Untuk mengerjakan tugas, nonton, makan, dan tidur. Hehe

Tak terasa sudah setahun aku bersama sahabatku. Sebentar lagi kenaikan kelas. Aku tau kami akan berpisah dikelas 8 nanti. Tapi, kami menyusun rencana bagimana caranya agar kami bisa bersama lagi dikelas 8. Kami menghubungi wali kelas kami dan meminta agar disatukan lagi nanti. Kami mengatakan akan memberinya sesuatu. Akhirnya rencana ini berhasil. Setelah kenaikan dan pembagian kelas, nama kami ada didalam satu kelas yang sama. Kelas 8D. Kami bisa bersama lagi dikelas 8. Terimakasih banyak untuk wali kelasku. Bapak Ahmad Soleh.

Tidak bisa kujelaskan apa saja yang telah kulalui bersama keempat sahabatku. Terlalu banyak kenangan indah yang telah kami buat bersama.
Rasanya di SMP ini aku tidak mementingkan pelajaran. Yang ku pikirkan hanyalah sahabat-sahabatku.
Setiap hari aku bisa tertawa lepas bersama sahabatku. Aku sangat bahagia bisa memiliki mereka.

Kelas 9, kami dikembalikan lagi pada saat kelas 7. Jadi aku bisa bersama-sama lagi dengan sahabatku di kelas 9i. Saat kelas 9, kami berlima sudah mulai mengenal yang namanya cinta. Satu persatu menemukan pasangannya. Begitu juga dengan aku.

Ini pertama kalinya aku mengenal apa yang namanya cinta. Aku di beritahu oleh salah satu sahabatku bahwa ada adik kelas yang menyukaiku. Namanya Enrico. Ia adalah anak kelas 7. Saat melewati koperasi, aku bertemu dengan dia. Setelah itu aku mulai dekat dengannya. Singkat cerita, pada tanggal 12 Desember 2013, enrico menembakku. Sebenarnya pada saat itu aku tak punya perasaan apa-apa kepadanya. Tapi karena kasihan, akhirnya aku menerimanya.

Enrico Oktriyano. Ia adalah pacar pertamaku. Walaupun kami berbeda usia. Tapi sifatnya lebih dewasa dariku. Ia adalah anak basket. Ia terkenal di sekolah dan mempunyai banyak teman. Saat berpacaran dengannya aku sangat bahagia. Ia selalu mengantarku saat pulang sekolah. Ia juga selalu menungguku ketika aku kerja kelompok atau bimbel.

Moment yang paling tak bisa ku lupakan bersamanya adalah saat aku anniv ke 2 bulan bertepatan dengan hari ulang tahunku. 12 Februari 2014. Ia memberiku sebuah cokelat dan mengajakku nonton dibioskop. Saat itu kami menonton Comic 8.
Kami berdua sangat suka menonton. Ia selalu membayar tiketku. Kami pernah menonton Cahaya Dilangit Eropa, Ada Cinta, Bajaj Bajuri The Movie. Ia juga pernah memberiku bunga mawar pink.

Selama 4 bulan, hubungan kami selalu baik-baik saja. Tak pernah ada keributan antara kami berdua. Tapi entah kenapa tiba-tiba ia memutuskan aku. Ia berkata kepadaku bahwa aku tidak mendukungnya di basket dan ia cemburu dengan teman laki-laki ku. Aku memang mempunyai teman laki-laki, ia juga dekat dengan sahabatku. Tapi itu hanya teman.

Aku memohon agar ia tidak memutuskan aku. Aku menangis. Ini pertama kalinya aku merasakan sakit hati. Tapi tetap saja. Ia tidak mau kembali lagi kepadaku.
Ia memutuskanku tepat H-1 sebelum Ujian Praktek. Sejak saat itu aku menjadi pemurung. Aku menangis didepan sahabat-sahabatku. Untungnya aku mempunyai sahabat yang selalu setia bersamaku.

Aku terus berlarut-larut dalam kesedihan. Sehingga aku tidak mau belajar saat ujian praktek dan ujian nasional. Aku merasa tidak akan mendapatkan nilai yang memuaskan.

Kelulusan pun tiba. Aku lulus tapi dengan nilai yang kecil. Aku tidak tau akan melanjutkan ke SMA mana nanti. Saat perpisahan, berat sekali rasanya meninggalkan semua kenangan di SMP. Berat sekali rasanya berpisah dengan para sahabat. Aku tau setelah ini rintangan akan semakin sulit. Kami berlima pasti sudah punya jalannya masing-masing. Hidup ini akan terus berjalan.

Dengan nilaiku yang kecil aku tak dapat masuk ke SMA Negeri. Akhirnya aku memutuskan untuk masuk ke salah satu SMK swasta yaitu SMK ROSMA Karawang.
Adalea melanjutkan sekolah di Purwakarta. Nopia masuk ke sekolah farmasi Wirasaba. Sari dan Malihah masuk di satu sekolah yang sama, yaitu SMA Korpri.
Sampai berjumpa lagi kawanku. Semoga sukses. Aku tak akan pernah melupakan kalian.

SMK
Saat beberapa hari sebelum masuk SMK, ada seseorang yang mengundangku di bbm dan meminta pertemanan di facebook. Namanya Anggi Susena Hadiningrat. Aku tak tau ia mendapatkan kontak ku darimana.
Karena penasaran, akupun memulai chat dan menanyakan darimana ia mendapatkan pin bbmku. Ternyata ia mendapatkannya dari sahabatku, Nopia. Anggi mengatakan bahwa ia juga akan sekolah di SMK Rosma. Setelah itu kami jadi sering chat, kami membicarakan tentang persiapan sekolah. Kami pun berencana ingin pergi ke sekolah bersama, tapi tidak jadi karena aku malu. Haha

H-1 ketika akan masuk sekolah aku sudah mempersiapkan semuanya.
Saat sudah disekolah, aku mencari-cari mana yang namanya Anggi. Aku melihatnya. Tapi kami tidak bertegur sapa. Hari pertama itu hanya perkenalan dan pengumuman MOS. Setelah itu kami pulang. Karena tidak ada kendaraan, aku pulang berjalan kaki. Saat dijalan, ada seorang perempuan yang menyapaku dan mengajakku jalan bareng. Kebetulan rumahnya searah denganku, di Johar. Namanya Meli. Ia mengambil jurusan Akuntansi. Meli adalah teman pertamaku. Ia sangat baik, ia mengajakku untuk pergi ke sekolah bersama setiap hari. Meli mengatakan ia akan membawa motornya. Akupun menerima tawaran itu.

Hari MOS pun tiba. Aku pergi kesekolah bersama meli. Dengan menggunakan peralatan MOS. Aku memakai pita biru sesuai dengan tanggal lahirku. Untungnya hanya 12, hehe. Lalu aku membawa tas dari kardus beserta foto selfie bersama keluargaku.

Sesampainya disekolah, aku mencari ruangan MOS ku. Aku kaget karena aku satu ruangan dengan Anggi. Di gugus 4. Di ruangan itu aku berkenalan dengan dua orang yang bernama Michelle dan juga Naomi. Kami selalu bertiga pada saat MOS. Mereka berdua sangat baik kepadaku.

Pada saat MOS, aku pernah dihukum. Jumlah pitaku ternyata tak sesuai dengan tanggal lahirku. Mungkin jatuh dijalan. Aku disuruh maju kedepan. Kebetulan ada 3 orang lainnya yang juga dihukum. Kami berpasangan. Dua perempuan dan dua laki-laki. Hukumannya adalah, anak laki-laki harus memberi gombalan dan menembak perempuan sampai diterima. Aku berpasangan dengan laki-laki yang bernama Yoga Frama Firdaus. Ia memberiku gombalan dan menembakku. Aku langsung menerimanya agar aku diperbolehkan duduk lagi ditempatku. Setelah MOS hari pertama selesai, kami diperbolehkan pulang. Aku pulang bersama Meli.

Sesampainya dirumah, tiba-tiba anggi mengirimkan pesan kepadaku. Ternyata ia menyukaiku dan menginginkan aku menjadi pacarnya. Padahal saat itu aku tidak mempunyai perasaan apa-apa kepadanya. Tapi aku menerimanya. Akhirnya kami berpacaran, aku lupa tanggal berapa pada saat itu.

Hari kedua dan ketiga, MOS berjalan dengan baik. Saat hari terakhir itu aku sangat sedih karena harus berpisah dengan Michelle dan Naomi. Michelle masuk jurusan Akuntansi, Naomi jurusan Administrasi Perkantoran dan aku sendiri masuk ke jurusan Teknik Komputer Jaringan.

MOS ditutup dengan upacara penutupan dan setelah itu aku pulang bersama Meli. Sampai dirumah, Anggi menghubungiku. Ia bertanya apakah aku serius dengannya atau tidak.
Aku memang tidak serius dengan hubungan ini. Karena dari awal pun aku tidak mempunyai perasaan apa-apa kepadanya. Perasaanku biasa saja. Akhirnya aku mengatakan kepadanya agar hubungan ini berakhir saja. Aku ingin fokus belajar di SMK ini. Kami hanya berpacaran selama dua hari dan setelah itu kami putus.

Sebenarnya saat itu aku menyukai kakak kelas yang mengawasi MOS digugusku. Namanya kak Fikri. Aku sempat menyesal karena tak memberinya bunga waktu itu, haha. Tapi kami berdua sempat dekat dan sering chatting di bbm. Sebelum akhirnya kami lost kontak karena kak fikri bilang ia sudah tak lagi menggunakan bbm.

Aku pikir setelah ini aku akan saling menjauh dengan Anggi. Aku pikir kami selesai sampai disini. Tapi, saat pembagian kelas ternyata aku satu kelas bersama Anggi. Huh -_- Entahlah aku tidak mengerti mengapa kami selalu disatukan.

Kelas 10
Aku dan Anggi mendapat kelas di X TKJ 2. Ini yang membuat kita selalu bertemu walaupun tidak pernah berkomunikasi secara langsung. Ia masih sering menghubungiku walaupun aku membalasnya dengan sangat cuek.

Saat masuk kelas, aku bingung harus duduk dimana dan dengan siapa. Akhirnya aku diajak duduk bersama seorang perempuan yang bernama Irma Yanti. Irma sangat baik kepadaku. Ia sangat polos dan juga pendiam. Ia takkan berbicara sebelum aku bertanya kepadanya.

Sekitar satu bulan kemudian, ada anak laki-laki yang menghampiriku ke kelas. Namanya Praja. Ia menyuruhku keluar kelas tapi aku tidak mau karena aku tidak mengenalinya pada saat itu. Akhirnya ia masuk ke kelasku dan menghampiriku.
Ia mengeluarkan handphone nya dan meminta nomer handphone ku. Aku sangat bingung waktu itu. Akhirnya aku tau, ia disuruh oleh laki-laki yang dihukum bersamaku dulu saat MOS. Ya, Yoga Frama Firdaus.
Praja adalah teman Yoga. Mereka anak jurusan Teknik Sepeda Motor.
Karena dipaksa, akhirnya aku memberikan nomer handphoneku kepada Praja.

Pada hari itu ada laki-laki yang mengirimkan pesan kepadaku. Dia Yoga. Akhirnya kami smsan dan aku mulai dekat dengannya. Beberapa hari setelah itu ia mengatakan akan menembakku secara langsung. Dan benar saja, ia datang ke kelasku dengan teman-teman sekelasnya. Jumlahnya banyak. Mereka masuk ke kelasku dan aku dipaksa untuk keluar kelas. Karena aku tidak mau akhirnya Yoga menembakku dikelas. Pada saat itu aku langsung menengok ke arah Anggi. Ia terlihat sangat cemburu.
Tapi akhirnya aku menerima Yoga menjadi pacarku. Aku lupa tanggal berapa waktu itu.

Sejak berpacaran dengan Yoga, aku jadi dekat dengan teman-temannya. Teman-temannya selalu menghubungiku entah itu hanya chat biasa atau bahkan untuk curhat. Menurutku Yoga adalah orang yang absurd. Ia sangat suka dengan dunia balap. Ia mengaku sering balapan motor bahkan balapan mobil bersama teman-temannya. Saat berpacaran dengan Yoga, aku masih berkomunikasi dengan Anggi. Aku sering bercerita tentang Yoga. Kata Anggi, Yoga bukanlah orang yang baik. Tapi, aku tidak pernah mendengarkan kata-kata Anggi. Karena menurutku Yoga baik-baik saja kepadaku.

Pernah suatu hari aku diajaknya pulang bareng, ia membawa motor dengan sangat cepat. Bahkan ketika palang rel kereta sudah mau ditutup, ia tetap menerobosnya. Aku sangat takut dan hampir terjatuh waktu itu. Aku tak mau lagi diajak pulang bareng dengannya.
Lama kelamaan, aku semakin tidak suka dengan tingkahnya. Ia semakin absurd menurutku. Akhirnya aku memutuskan dia. Kami berpacaran hanya sekitar 3 minggu saja.

3 IDIOT
Pada suatu hari ketika pelajaran matematika, ada seorang teman yang minta diajarkan olehku. Ia sangat tidak mengerti matematika. Menurutnya saat diajarkan olehku, ia bisa dengan mudah memahami dan mengerti. Namanya Elisa Martha. Ia adalah teman SD ku dulu. Elisa meminta kepadaku agar ia duduk bersamaku ketika pelajaran matematika. Ia menyuruh irma untuk pindah ketempat duduknya. Aku tidak keberatan dengan permintaannya ini. Setiap hari kami selalu bercerita. Tentang keluarga, makanan, musik, dan lain-lain.
Tiba-tiba ia meminta ingin duduk bersamaku bukan saat pelajaran matematika saja, tapi untuk seterusnya. Ia membujuk irma agar mau pindah, dan irma pun mau. Irma duduk didepan bersama irine.
Sejak saat itu kami mulai dekat. Lalu tidak lama setelah itu kami juga dekat dengan seorang perempuan tomboy bernama Susan. Kami membuat geng persahabatan bernama 3 Idiot. Nama ini dibuat saat kami bertiga bercakap-cakap menggunakan bahasa inggris dan kami terlihat sangat idiot haha. Maka terbentuklah nama 3 Idiot. Bersahabat dengan mereka sangatlah seru. Setiap harinya kami selalu tertawa karena lelucon-lelucon yang kami buat.

Pada saat pelajaran IPS aku maju kedepan untuk presentasi. Lalu ada seorang laki-laki yang maju kedepan dan duduk dikursiku. Namanya Jovan Aditya Pangestu. Ia membuka buku IPS ku dan membaca biodataku. Setelah presentasi selesai aku kembali lagi ke mejaku, dan ia mengejekku karena aku seorang rezpector. Aku menulis dibuku kalau aku menyukai bondan prakoso & fade2black. Pantas saja ia tau kalau aku seorang rezpector. Sejak saat itu aku suka mengirimkan chat kepadanya di bbm. Tapi ia tidak meresponku. Ia selalu membalas dengan cuek. Ia selalu mengatakan Not Responding.

Entah kenapa aku menyukai Jovan pada saat itu. Akhirnya aku mengatakan kepadanya bahwa aku sedang menyukai seseorang tapi nggak jadi sukanya. Haha. Karena aku pikir ia tak menyukaiku. Tapi ternyata ia mengerti apa yang aku maksud, ia tau kalau aku menyukainya. Dia pun mengatakan kalau ia menyukaiku. Kami berpacaran pada tanggal 27 September 2014. Bertepatan dengan ulang tahun google.

Anggi tau kalau aku berpacaran dengan Jovan. Aku ingat pada saat itu Anggi mengirimkan pesan kepada Jovan agar Jovan bisa menjagaku dan memperlakukan aku dengan baik. Setelah itu aku mulai jauh dari Anggi. Kami tidak berkomunikasi lagi sejak saat itu.

Jovan adalah orang yang baik. Ia seorang gamers dan suka mengoprek android. Aku menceritakan semua tentang dia kepada sahabatku, Elisa.

Hubungan kami hanya bertahan selama 4 bulan. Aku yang memutuskannya. Sebenarnya jovan tidak ingin kami putus, ia masih terus menghubungiku. Tapi aku menolaknya dan mengatakan kata-kata kasar kepadanya. Aku tidak tau mengapa aku seperti itu. Sejak saat itu kami tidak pernah berkomunikasi lagi. Jovan, kalau kamu baca ini, aku minta maaf ya.

Setelah ini, ada lagi kejadian yang mengenai diriku. Ada masalah yang terjadi dengan 3 idiot. Masalah yang tak bisa kujelaskan disini. Sejak saat itu, hubungan kami tidak seperti biasanya. Dan akhirnya kami memutuskan untuk membubarkan geng ini. Ya, 3 idiot bubar. Kami tidak bersama-sama lagi sejak itu.
Elisa pindah tempat duduk dan irma kembali lagi kepadaku. Tidak ada kata musuhan dengan 3 idiot. Kami masih berhubungan baik sampai saat ini. Bahkan, Elisa seringkali menjadi tempat curhatanku.

GAJEFAMS
Babak baru dimulai. Aku kembali duduk bersama irma. Awalnya aku ikut masuk ke dalam sebuah grup chat. Disana ada irma, irine, dita, dan ica. Kami sering chat dan main bersama. Hingga ketika kami sedang mengobrol, ada yang mengusulkan membuat geng persahabatan. Geng ini diberi nama Gajefams. Gaje itu gajelas. Fams itu family/keluarga.

Saat semester terakhir kelas 10, aku menyukai seorang laki-laki dikelas. Namanya Yoga Bastika Prabowo. Aku tidak tau mengapa aku menyukainya. Padahal aku tidak dekat dan tidak pernah berkomunikasi dengannya. Berteman di media sosial pun tidak. Saat menyukainya, aku menceritakan kepada irma. Irma adalah orang yang pertama kali tau kalau aku menyukai Yoga.

Hubungan gajefams tidak selalu baik. Ada satu orang yang selalu menjadi masalah bagi yang lainnya. Akhirnya kami memutuskan untuk menjauhkan dia dan membubarkan geng itu. Waktu terus berjalan sampai kami naik ke kelas 11.

Kelas 11
Di kelas 11 ini tidak ada geng lagi bagiku. Aku ingin berteman dengan siapa saja. Saat ada anak baru bernama Mughni dan Siska. Mereka menjadi dekat denganku sampai saat ini.

Perasaanku kepada Yoga terus ada. Aku masih terus menyukainya walaupun aku tau ia tak menyukaiku.

Saat aku merasa semakin menyukai yoga, ada yang kembali datang ke dalam hidupku. Ia adalah Anggi. Anggi kembali menghubungiku lagi. Kami kembali berkomunikasi lagi. Saat itu aku sering curhat kepada Anggi. Aku mengatakan bahwa aku sedang menyukai seseorang dikelas. Entah darimana ia tau, tapi ia berhasil menebak siapa orang yang aku suka. Ia mengetahui kalau aku menyukai Yoga. Dan hal yang paling membuatku sedih adalah, Anggi mengatakan kalau aku mempunyai saingan dikelas. Itu berarti, ada perempuan lain yang juga menyukainya. Sejak saat itu aku merasa tak punya harapan lagi. Aku merasa tak akan mungkin bisa memiliki seseorang seperti Yoga.

Aku jadi dekat lagi dengan Anggi. Kami selalu chat. Bahkan sampai larut malam. Entah kenapa aku mempunyai perasaan lagi kepadanya. Karena anggi adalah orang yang selalu menemaniku saat orang yang kusuka tak pernah menganggapku ada.

Anggi mengatakan bahwa ia menyukaiku juga. Tapi aku masih tidak yakin karena aku tau, ia selalu berganti-ganti pacar. Aku tau ia dekat dengan banyak perempuan. Entah itu hanya teman, mantan, adik kelas, atau siapapun itu.

Jadi untuk meyakinkannya, aku membuat rencana. Aku berencana ingin memeriksa handphone nya. Ya, sekedar untuk mengetahui apakah ia hanya dekat denganku atau dengan perempuan lain juga. Esoknya, aku melakukan rencanaku disekolah. Kau tau tidak? Anggi ketakutan. Ia mengambil kembali handphone nya dan berusaha menyembunyikan sesuatu dariku. Saat itu aku tidak percaya lagi kepadanya. Aku langsung tak menyukainya lagi. Anggi mendekatiku dan membujukku agar aku tak marah kepadanya. Tapi tetap saja aku kesal dengannya.

Bodohnya, setelah kejadian itu ia malah menembakku saat pulang sekolah. Aku menolaknya. Tapi ia malah mengikutiku sepanjang jalan. Ia menuntun sepedanya dan mengejarku. Berkali-kali ia mengatakan bahwa ia menyukaiku dan menginginkan aku untuk menjadi pacarnya. Tapi aku hanya diam sambil terus berjalan. Aku mengatakan kepadanya bahwa ia harus melupakan aku. Saat itu aku melihat ia hampir menangis karenaku. Aku meninggalkannya pulang. Ya, aku tau aku jahat. Setelah ini kami menjauh lagi. Aku memutuskan komunikasi dengan Anggi.

Pada saat itu sebenarnya aku juga sedang dekat dengan kakak kelas 12 TKJ 3. Inisialnya kak I. Tapi, aku menolak semua laki-laki yang mendekatiku demi menunggu orang yang ku suka.

Waktu terus berjalan hingga semester 2. Saat itu aku PKL disalah satu perusahaan Jepang. Yaitu, PT. GS BATTERY. Aku mulai PKL pada bulan Januari 2016.

Ada hal yang tak bisa ku lupakan sampai saat ini. Ketika aku berulang tahun yang ke-16 pada tanggal 12 Februari, yoga mengirimkan pesan kepadaku.

Lalu pada pertengahan bulan februari ia mengirimkan pesan lagi kepadaku. Ia mengomentari DP yang ku pasang. Setelah itu aku jadi sering chat dengannya. Yoga adalah orang yang menyenangkan.

Kami menjadi sangat dekat. Dengan memberanikan diri aku mengungkapkan bagaimana perasaanku kepadanya. Aku mengatakan bahwa selama ini aku menyukainya. Ternyata ia juga menyukaiku. Tanggal 29 Februari 2016 kami resmi berpacaran.

Yoga adalah laki-laki yang baik. Ia sangat humoris. Ia bisa menjadikan apapun sebagai bahan lelucon. Aku sangat menyukai laki-laki seperti itu. Selalu bisa membuatku tertawa.

Selain itu, ia juga sangat perhatian. Ia selalu mengingatkanku agar tidak telat makan, minum air putih, tidak begadang, mengurangi kopi, dan masih banyak hal lain yang selalu ia ingatkan kepadaku.

Hubungan kami hanya berjalan sekitar 2 bulan. Setelah itu kami berpisah dan tidak pernah berkomunikasi lagi. Aku sudah menceritakan kisahku dengan dia di postingan blogku sebelumnya. Jadi kalau kamu ingin tau, kamu bisa membacanya disana.

Kelas 12
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Sekarang aku sudah kelas 12. Di kelas 12 ini aku ingin menutup hatiku rapat-rapat. Aku tak ingin jatuh cinta lagi. Karena aku tak siap untuk merasakan patah hati. Aku ingin melakukan hal-hal yang positif dan bermanfaat. Aku menulis blog. Aku berjualan disekolah. Aku mulai menabung. Aku merasa diriku lebih baik saat itu.

Tapi ketika aku sudah menutup hatiku, ada seseorang yang menyukaiku. Aku tau ini dari anggi. Ia teman sekelasku. Inisialnya W.Y.
Ia berusaha mendekatiku dikelas, kami juga sering chatting di bbm. Pada suatu hari, ia menyatakan perasaannya kepadaku. Ia mengatakan bahwa ia menyukaiku sejak lama. Ia menembakku dan menginginkan aku menjadi pacarnya. Aku berkata jujur. Aku tak menyukainya dan hanya menganggap ia sebagai temanku. Tidak lebih daripada teman. Maaf ya.

Lalu pada saat pelajaran bahasa indonesia, aku dibagi kelompok drama. Aku satu kelompok dengan anggi. Ini yang membuat kita kembali berkomunikasi setelah lost kontak sejak kelas 11 lalu.

Karena sering chatting dan latihan drama, kami kembali dekat. Belum lagi saat kelompok senam, ia sering mengantarku latihan.

Anggi mulai mendekatiku di kelas, ia sering duduk bersamaku. Aku rasa ia menyukaiku lagi.

Pada akhirnya aku sadar. Aku pernah patah hati tapi aku tak boleh menutup hatiku untuk orang lain.

Perlahan aku mulai membuka hatiku lagi. Aku semakin dekat dengan anggi. Orang-orang mengira kalau kami berdua sudah balikan. Padahal belum.

Pada suatu hari, aku merasa bahwa aku tak bisa bersamanya. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbanganku. Aku takut ia masih sama seperti saat kelas 11. Oleh karena itu, aku mengatakan bahwa aku tak ingin dekat dengannya lagi.
Tapi, keesokan harinya, tepat pada hari rabu saat pelajaran kosong, ia menyatakan perasaannya kepadaku. Ia menginginkan aku untuk menjadi pacarnya.

Aku tidak tau harus menjawab apa. Yang ada dipikiranku pada saat itu adalah, apakah ia baik untukku? apakah ia bisa menjagaku? apakah aku akan bahagia dengannya? Aku sangat bimbang.
Aku takut untuk menjawab "Ya" tapi aku juga tak ingin berkata "Tidak". Dengan pikiran yang sangat kacau, kujawab dengan kata "Ya, aku mau". 9 November itulah kami resmi berpacaran.

Dari awal pacaran, aku merasa banyak yang tak menyukai hubunganku dengannya. Banyak masalah yang terjadi dengan kami.
Tapi, kami masih bertahan sampai sekarang. Hampir 2 bulan kami bersama. Sebenarnya aku sudah beberapa kali mengatakan ingin putus. Tapi ia tidak mau.

Ada banyak hal yang tak bisa kujelaskan disini. Yang jelas, setelah berhubungan dengannya, aku merasa diriku tak lebih baik dari diriku yang dulu.

Aku tak tau kapan hubungan ini akan berakhir. Mungkin, jika nanti hubungan ini berakhir, aku tak akan berkomunikasi lagi dengannya. Karena aku tau ia akan membenciku. Sama seperti mantanku yang lain. Tidak berkomunikasi dan seperti tidak saling mengenal..

---

Terimakasih semuanya. Orang-orang yang pernah terlibat dalam hidupku. Sebentar lagi masa putih abu-abu ku akan berakhir. Masa sekolahku akan selesai. Kisahku telah kutulis disini. Jika suatu saat nanti aku lupa, aku bisa membacanya disini.

Maaf bila ada yang tidak berkenan jika namanya kutuliskan disini. Aku tak punya maksud lain. Aku hanya ingin menuliskan apa yang sudah terjadi dalam hidupku.

Sekali lagi terimakasih kepada para sahabat, mantan pacar, gebetan, teman-teman sekolah. Karena kalian, aku bisa menulis kisah ini. Maaf bila ada yang pernah tersakiti olehku.

Setelah ini akan ada kisah baru dalam hidupku. Menurutku, aku akan benar-benar hidup ketika aku telah lulus sekolah nanti. Aku akan menghadapi kehidupan yang lebih berat lagi setelah ini. Aku berjanji, blog ini akan terus ada. Aku akan menuliskan segalanya disini. Apapun yang terjadi aku tak akan pernah melupakan kalian. Dan aku harap, kalian tak akan pernah melupakanku. :)

Pesanku untuk kamu, jangan pernah menyia-nyiakan hidupmu. Nikmatilah waktumu bersama orang-orang yang kamu sayang. Bersama orang-orang yang ada disekitarmu. Karena kamu nggak akan tau apa yang akan terjadi padamu nanti. Bisa saja semuanya pergi meninggalkanmu. Jangan sedih, karena setiap ada yang pergi, pasti akan ada yang datang lagi kedalam hidupmu. So, life is a choice, we must dare to choose. And life would be meaning, if we have a meaning for others. ❤❤❤

-venitanf.

You Might Also Like

1 komentar

  1. begitulah fase-fase perubahan pola pikir,seiring bertambah usia sikap dan emosional kita otomatis juga berubah.Dulu saya orangnya introvert tapi semenjak hampir lulus dari smp pola pikir saya berubah yang awalnya tertutup jadi sangat terbuka.yang terpenting sih bertemen ngga perlu plilih-pilih,satu hal yang selalu ingin kembali ke masa menjadi anak yang polos.Belum kenal patah hati yang luka paling cuma tangan atau kaki,tapi semua itu ngga bisa dihindari justru membuat kita semakin kuat dan tak pernah jera(walau butuh waktu untuk memulihkan hati yang patah).

    BalasHapus